Oleh: Herly Irmayanti, SE
Kasi Dokumen dan Pemenfaatan Data

Kartu Tanda Penduduk Elektronik, selanjutnya disingkat KTP-el, adalah Kartu Tanda Penduduk yang dilengkapi Cip (pengaman) yang merupakan identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana ( Pemerintah ) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil..
KTP-el yang diterbitkan tahun 2011 dan 2012 yang masa berlakunya telah habis, secara otomatis berlaku SEUMUR HIDUP dan tidak perlu diperpanjang serta diaktivasi lagi, sebagaimana amanat Undang-Undang No.24 Tahun 2013 tentang perubahan atas Undang-Undang No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan serta dilanjutkan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.470/296/SJ yang tertanggal 29 Januari 2016 perihal KTP Elektronik (KTP-el) Berlaku Seumur Hidup.Kemudian sebagai mana Surat dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil No.471.13/11659/Dukcapil, menginstruksikan khususnya yang berkaitan dengan penerbitan KTP-el bahwa blangko KTP-el untuk pencetakannya diprioritaskan bagi yang siap cetak (Print Ready Record), serta bagi yang mengalami perubahan alamat Karena migrasi, hilang/rusak dan perubahan bio data akibat peristiwa kependudukan dan peristiwa penting lainnya, dan tidak diprioritaskan untuk perubahan alamat sebagai akibat pemekaran wilayah dan/atau perubahan nomenklatur jalan, RT, RW, Desa/Kelurahan atau nama lainnya.
Untuk solusi akibat dari kekurangan pengadaan blangko KTP-el, Kemeterian Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyampaikan melalui Surat No.471.13/10231/DUKCAPIL Perihal Format Surat Keterangan sebagai Pengganti KTP-el, menyebutkan bahwa penduduk yang telah melakukan perekaman KTP-el tetapi belum mendapatkan fisik KTP-el, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat menerbitkan Surat Keterangan sebagai Pengganti KTP-el yang fungsinya sama dengan KTP-el, yang menerangkan bahwa penduduk tersebut benar-benar sudah melakukan perekaman KTP-el dan penduduk yang bersangkutan telah terdata dalam data base kependudukan.
Keterkaitan KTP elektronik berdasarkan Pasal 10 Peraturan Pressiden No. 112 Tahun 2013 bahwa KTP Non Elektronik tetap berlaku bagi penduduk yang belum mendapatkan KTP-el sampai dengan paling lambat tanggal 31 Desember 2014, dan bagi penduduk yang sampai saat ini belum melakukan perekaman KTP-el, sehingga belum memiliki fisik KTP-el atau Surat Keterangan Pengganti KTP elektronik (Suket), maka KTP Non Elektronik sudah tidak berlaku lagi dan tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan persyaratan atau transaksi lainnya.
Dengan demikian bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik segera melakukan perekaman di Kecamatan atau di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di daerah domisili anda, agar suatu saat tidak dipersulit oleh diri sendiri dikarenakan tidak memiliki KTP-el atau dokumen kependudukan lainnya. Lakukan segera‚Ķ!!! Pengurusan dan penerbitan Dokumen Kependudukan tidak dipungut biaya alias Gratis sebagaimana amanat UU.No. 23 Tahun 2013 perubahan atas UU. No. 23 Tahun 2006 tentang administrasi Kependudukan. — Hly 0